Hal yang Diperhatikan Sebelum Mengadakan Pelatihan Karyawan

Josua Manurung 2022-07-07

Sebagian besar perusahaan memiliki beberapa jenis program pelatihan dan pengembangan karyawan,  baik internal maupun eksternal. Setiap jenis training karyawan harus direncanakan secara matang agar implementasinya sesuai sasaran, sehingga perusahaan perlu memperhitungkannya dengan tepat. 

Hal yang Diperhatikan Sebelum Mengadakan Pelatihan Karyawan:

1. Biaya Pelatihan

Salah satu alasan paling jelas mengapa banyak perusahaan menghindari menggunakan sumber daya dari luar perusahaan untuk melakukan pelatihan karyawan adalah biaya. Sehingga pada akhirnya perusahaan lebih memanfaatkan staff yang ada di perusahaan untuk melakukan kegiatan tersebut. Meski perusahaan menggunakan staf sendiri, bukan berarti tidak ada biaya yang harus dikeluarkan. Sebab, manajemen perusahaan tetap harus mempertimbangkan biaya pelatihan internal yang diselenggarakan. 

2. Tetapkan Tujuan Pelatihan dan Strategi

Ketika menetapkan tujuan pelatihan, penting bagi perusahaan untuk membuat strategi yang tepat agar dapat tercapai tujuan pelatihan atau training karyawan. Strategi yang digunakan harus dapat memberikan gambaran secara keseluruhan termasuk kuantitas, kualitas, waktu, biaya, dan efektivitas. Sebab, strategi yang tepat dapat menjadi tolak ukur untuk mengevaluasi kemajuan proses pelatihan karyawan.  

3. Metode Pelatihan

Di era modern saat ini, metode pelatihan berbasis online sangat cocok untuk program pelatihan karyawan. Akan tetapi, perusahaan juga perlu mempertimbangkan kemampuan karyawan dalam menguasai tools terkait metode pelatihan karyawan berbasis online agar sesi pelatihan dapat berjalan lancar.

Baca Juga: Kapan Karyawan Membutuhkan Pelatihan dan Pengembangan?

4. Jenis Pelatihan

Sebelum menyelenggarakan pelatihan, penting bagi perusahaan untuk mengetahui jenis keterampilan seperti apa yang diberikan kepada karyawan. Apabila training karyawan difokuskan pada proses atau prosedur perusahaan, maka akan lebih baik jika staff internal perusahaan yang memberikan pelatihan. Namun, jika pelatihan yang diadakan bersifat umum atau tidak berfokus pada industri, maka perusahaan dapat mendatangkan instruktur profesional dari luar perusahaan (eksternal) untuk memimpin sesi pelatihan.

Contoh pelatihan eksternal yaitu  keterampilan komunikasi, ciri-ciri kepribadian, dan sebagainya. Pelatihan eksternal ini dapat menguntungkan perusahaan, sebab instruktur memiliki banyak pengalaman dengan  menggunakan contoh dan kasus dari perusahaan lain. 

5. Pelatihan Soft Skills atau Hard Skills

Karyawan yang lebih muda umumnya cenderung memiliki banyak keahlian di bidang hard skill tetapi kemampuan soft skill nya cenderung kurang dibandingkan karyawan senior. Sehingga karyawan muda lebih membutuhkan keterampilan soft skill seperti keterampilan interpersonal atau komunikasi. Sedangkan karyawan yang lebih tua atau senior, cenderung lebih membutuhkan pelatihan untuk mengembangkan pola pikir yang tangguh. Perbedaan kebutuhan soft skills di antara karyawan ini disebabkan karena efek jangka panjang dari transformasi digital yang membuat seluruh karyawan harus dapat beradaptasi dengan pola kerja yang lebih cepat dan efektif.

Program training membantu karyawan untuk mempelajari keterampilan atau keahlian baru yang berguna untuk perusahaan dalam jangka panjang. Apabila Anda bertanya-tanya bagaimana cara meningkatkan program pelatihan karyawan, maka LMS OrangT adalah solusinya. 

(Dikutip dari berbagai sumber)




Search News & Event


Search

LIST NEWS & EVENT